Ketika rindu membungkus syahdu malam ini
Pikiranku menari indah
Memojokkan segalanya…
Ya karena yg merasa itu aku bukan dia
Saat ini aku menceritakan rindu
Dan saat ini pula dia sedang tertawa tanpa beban. Dia bahagia
Ketika aku melihatnya dia tak pernah melihatku
Ketika aku menjauh.. aku kembali lagi menyesap rindu itu
Tp dia
Dia masih bahagia dia senang dengan hari-harinya
Iyaa karena semua itu sepihak…
Aku yg merasakan segala rasa ttgnya
Rasa yg muncul tanpa tahu asal usulnya
Seharusnya aku sudah tahu dg semua keadaan inii.. tp bodohnya aku… masi duduk diam menatapnya..
Masi duduk diam berharap jauh ttg dirinyaa..
Seharusnya aku berlari menjauh drnya.. tp ketika aku berlari rindu itu melambatkan langkahku.. membuat aku kembali ketitik nol.. membuat aku kembali mengeja semua cerita.. semua waktu.. dan semua tempat yg aku nikmati bersama dia…
Maafkan perasaanku…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s