Langit kian menapak malam, lampu berjajar membungkus jalan. Aroma senja mengepak di kaki langit. Dia hanya meniti pelan. Langkahnya menyemburatkan cerita. Ukiran cerita yg indah. Cerita yg dipolas dengan kicauannya. Satu bulan yg lalu. Jalan ini membungkusnya. Menuangkannnya sejuta rasa. Tapi, lelap telah membungkus. Bungkam telah memuluk. Sekarang kakinya hanya terus melangkah. Membiarkan lembaran itu bersemburat.. Membiarkan kaki tak pernah berhenti utk yg kesekian kalinya. Hanya petak demi petak yang tahu. Hanya malam yg mengurung senja yg tahu. Hanya bingkisan terang yg tahu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s