Manik-manik itu berserak, mengena dikaki. Tak kuambil tapi berkilau tepat di depanku. Manik-manik itu, bukan satu. Lebih, iya lebih dari satu. Memancar indah, menyegarkan.
Aku masih melajukan langkah, tak pernah sedetikpun ingin kupungut manik-manik itu. Tapi yg kujumpa. Manik-manik itu semakin berlebih. Dipetak demi petak ku temui.
Aku berlalu, ku toleh, manik-manik itu masih ada.
Ingin segera kupungut. Lantas kuuntai. Namun!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s