Siulan Baru

baru menabuh dalam genderang pelanku..

disusul siulan kecilku

aku bernyanyi, menari kembali…

sedikit memutar pelan mataku…

jatuh pula kutemuinya…

siulan demi siulan saling bersusul

menabuh kembali genderang pelanku….

siulan itu terus berlalu..

membiarkan ceritanya

untuk terlukis dalam tarian dan sekedar mata berputar..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s