SIMBOL, MAKNA DAN KOMUNIKASI

SIMBOL

Simbol adalah suatu objek baik manusia, hewan, tumbuhan dan objek-objek lainnya yang memberikan makna yang luar biasa dan memiliki arti penting bagi kehidupann manusia. Dapat juga simbol diartikan sebagai aspek empiris yang dapat dijangkau oleh panca indra yang sudah memberikan makna. Jika suatu objek tersebut belum memberikan makna maka disebut dengan tanda. Orang mengetahui makna dari suatu tanda tersebut bisa dengan berfikir lama untuk mencari-cari makna dari suatu tanda tersebut untuk menjadi suatu simbol atau secara sepontan orang mengetahui tanda tesebut mempunyai makna sehingga disebut sebuah simbol, karena sudah sering diketahui dan digunakan dalam masyarakat.

Contoh:

  • Kita memiliki sebuah foto yang didalamnya terdapat foto seorang wanita, yang berusia sekitar 43 tahun dan kita mengerti bahwa itu seorang ibu kita, yang sangat berjasa dalam mebesarkan dan merawat kita walaupun kita kadang selalu membuat ibu kita marah dan jengkel pada kita. Namun ibu tetap memberikan kasih sayangnya kepada kita. Maka foto itu dapat dikatakan sebagai simbol.
  • Ada sebuah kantong plastik kuning yang diletakan di tepi jalan maka kantong plastik kuning tersebut memberi makna bahwa ada salah seorang yang meninggal di sekitar jalan tersebut.

Simbol dapat diperoleh secara turun-temurun. Simbol yang ada pada saat ini kadang juga tidak diketahui dari mana asal-muasalnya, sebagai contoh bunga digunakan sebagai simbol kasih sayang, dan tidak ada yang tahu dari mana asal manusia mulai menggunakan simbol bunga sebagai suatu simbol kasih sayang. Singa digunakan sebagai lambang kekuatan, sampai saat ini tidak ada satu orang pun yang tahu dari mana asal-usul bahwa singa sebagai lambang kekuatan.

Tujuan dari dibuatnya suatu simbol adalah:

  1. Digunakan penulis untuk menyampaikan maksudnya secara tersirat melalui sebuah simbol.
  2. Penulis memberikan makna-makna secara tersirat tentang suatu pernyataan
  3. Mengirimkan sebuah makna.
  4. Untuk menggali suatu makna dalam suatu tanda
  5. Untuk menyampaikan makna
  6. Untuk menyederhanakan suatu pengertian

MAKNA

makna adalah apa yang menjadikan hidup manusia semakin berguna. Makna dipengaruhi oleh pola pikir manusia yang berkaitan dengan rasa bahagia.

Dalam makna terdapat 4 aspek yang sangat berpengaruh dalam penyampaikan suatu makna, yaitu:

  1. Pengertian

Pengertian adalah suatu pemahaman terhadap suatu yang disampaikan baik menggunakan lisan atau tulisan. Pengertian ini dapat terjadi karenanya adanya suatu kamunikasi yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan menggunakan bahasa yang dapat dipahami satu sama lain. Sehingga dalam komunikasi tersebut terciptalah suatu pengertian

  1. Nilai rasa

Nilai rasa adalah suatu nilai yang berhubungan dengan suatu makna yang ada dalam setiap kata yang berhubungan dengan perasaan. Jadi dapat disimpulkan kalau nilai rasa berhubungan dengan perasaan.

  1. Nada

Suatu intonasi atau gaya bicara untuk menyampaikan suatu makna. Dimana unsur nada ini sangat mempengaruhi seseorang untuk menangkap suatu informasi yang disampaikan. Contohnya: seorang guru bercerita kepada murid-muridnya di kelas tentang perjuangan Bung Tomo dalam melawan dan mengusir penjajah dari Kota Surabaya, dengan nada yang tinggi dan berkobar-kobar, maka siswa-siswanya dapat menangkap bahwa Bung Tomo melawan penjajah dengan semangat yang gigih dan berkobar-kobar dan tidak pernah ada kata menyerah dalam perjuangannya. Murid-muridnya juga menangkap bahwa Bung Tomo membangkitkan semangat juang arek-arek Surabaya dengan penuh semangat, dan murid-murid berfikir kalau perjuangan keras Bung Tomo akan membuahkan hasil karena kegigihannya tersebut.

  1. Maksud

KOMUNIKASI

  1. Pengertian

Komunikasi adalah suatu kegiatan penyampaian pesan dari komunikator ke komunikan dengan media tertentu untuk mempengaruhi seseorang atau untuk memberikan efek umpan balik. Komunikasi bertujuan untuk membangun suatu pengertian yang sama dan untuk saling memahami antara satu dengan yang lain, untuk menyam

  1. Unsur-unsur

Unsur-unsur yang harus ada dalam kegiatan komunikasi adalah:

  1. Ada orang yang menyampaikan suatu informasi yang tak lain disebut sebagai komunikator
  2. Ada pesan yang disampaikan dalam komunikasi
  3. Ada saluran yang digunakan dalam penyampaian informasi
  4. Ada orang yang dituju untuk diberi informasi yang disebut komunikan
  5. Ada efek yang ditimbulkan dari suatu kegiatan komunikasi.
  6. Tujuan

Kegiatan komunikasi bertujuan untuk:

  1. Menginformasikan suatu pesan
  2. Untuk mempengaruhi orang yang diberi informasi (komunikan)
  3. Untuk mengubah perilaku orang yang diberi suatu informasi
  4. Mengubah pendapat
  5. Untuk mengubah sosial (membangun dan memelihara hubungan yang baik denga orang lain).
  6. Fungsi

Fungsi dari komunikasi adalah:

  1. Mendidik adalah memberikan suatu informasi yang dapat merubah sikap seseorang menjadi lebih baik, dari tidak bisa menjadi bisa.
  2. Meyakinkan adalah kegiatan untuk membuat orang percaya dengan apa yang dia katakan. Bisa juga disebut dengan mempersuasi orang lain dengan tujuan orang tersebut dapat percaya dengannya.
  3. Menghibur adalah suatu kegiatan yang membuat hati seseorang menjadi senang.
  4. Menginformasikan adalah suatu kegiatan memberikan suatu informasi dari seseorang ke orang lain agar orang tersebut mengetahui suatu informasi.
  5. Efek Komunikasi
  6. Kognisi: menambah wawasan dan pengetahuan
  7. Psokomotorik: adanya perubahan sikap dan perilaku seseorang
  8. Afeksi: sikap

Bentuk-Bentuk Komunikasi

a. Komunikasi personal (tatap muka)

Dengan ciri-ciri:

  1. Dalam keadaan yang informal
  2. Tanpa terencana
  3. Efek yang ditimbulkan bisa ketiga-tiganya

b. Komunikasi kelompok

Dengan ciri-ciri:

  1. Dilakukan oleh 2 orang atau lebih
  2. Dalam keadaan yang formal
  3. terencana

c. Komunikasi Massa

Dengan ciri-ciri:

  1. Komunikasi yang ditujukan kepada khalayak luas
  2. Dalam penyampaiannya menggunakan media cetak atau media elektronik

Hambatan-Hambatan Komunikasi

Hambatan dalam kegiatan komunikasi adalah:

  1. Adanya perbedaan budaya
  2. Adanya perbedaan pendapat, persepsi dan kepentingan
  3. Kadang adanya kekerasan kata-kata
  4. Adanya persaingan nilai

 

Sumber:

Rakhmat, Jalaluddin, 1994, Psikologi Komunikasi, Bandung: Remaja Rosdakarya.

http://www.makalahkuliah.com/2012/08/teori-model-komunikasi-kelompok.html

http://amirlahjeni.wordpress.com/2012/03/30/komunikasi-organisasi/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s