KOMUNIKASI ORGANISASI

PENGERTIAN

Komunikasi organisasi adalah suatu komunikasi yang dilakukan dalam suatu organisasi untuk menyampaikan informasi antara anggota dengan bagian dari organisasi karena adanya rasa saling ketergantungan satu sama lain untuk mengatasi lingkungan yang tidak pasti.

KONSEP KOMUNIKASI ORGANISASI

Ada tujuh konsep dalam komunikasi organisasi, yaitu:

  1. Proses

Proses adalah suatu kegiatan saling tukar-menukar informasi secara terus menerus dan tiada henti untuk saling menambah dan berbagi pengetahuan yang sifatnya dinamis yang dilakukan oleh anggota dalam suatu organisasi.

  1. Pesan

Pesan adalah adanya simbol-simbol yang disusun dengan penuh arti tentang segala sesuatu tentang tanda yang dimaksud dalam pesan tersebut.

  1. Jaringan

Alur setiap orang dalam menyampaikan pesannya dari anggota satu ke anggota yang lainnya dalam suatu organisasi.

  1. Keadaan saling tergantung

Keadaan saling tergantung ini muncul karena adanya rasa saling membutuhkan dan saling melengkapi antara bagian yang satu dengan bagian yang lainnya dalam suatu organisasi.

  1. Hubungan

Dalam suatu organisasi dibutuhkan suatu hubungan yang saling beraturan satu sama lain, karena suatu organisasi bergantung pada tangan-tangan manusia. Maka harus ada kefokusan kepada tingkah laku komunikasi dari orang yeng terlibat dalam suatu komunikasi yang ada dalam suatu organisasi.

  1. Lingkungan

Lingkungan dalam suatu komunikasi organisasi ini sangat diperhitungkan untuk pengamilan keputusan mengenai kebijakan dalam suatu sistem organisasi tersebut.

MACAM-MACAM KOMUNIKASI ORGANISASI

  1. Dari segi sifatnya:
  2. Komunikasi lisan adalah komunikasi yang berupa suatu kalimat atau ucapan yang disampaikan dengan suatu perkataan dan dengan cara mengatakan, dalam komunikasi lisan ini dibagi menjadi:
  • Komunikasi lisan secara langsung
  • Komunikasi lisan secara tidak langsung
  • Komunikasi non verbal
  1. Komunikasi tertulis adalah komunikasi yang disampaikan dalam sebuah rangkaian kalimay dan kode-kode terentu yang dituangkan dalam sebuah tulisan atau dalam media cetak yang dapat dimengerti oleh orang lain.
  2. Dari segi arahnya, dapat dibedakan menjadi:
  3. Komunikasi ke atas adalah komunikasi yang berlangsung dari bawahan ke atas, atau dari suatu organisai yang lebih rendah ke organisasi yang lebih tinggi.
  4. Komunikasi ke bawah adalah komunikasi yang berlangsung dari atasan ke bawahan (dari seorang pemimpin kepada pejabat yang lebih rendah).
  5. Komunikasi diagonal ke atas adalah komunikasi yang berlangsung antara pejabat yang lebih bawah (bawahan) dengan pejabat atau pemimpin yang lebih tinggi kedudukannya.
  6. Komunikasi horizontal adalah komunikasi yang dilakukan oleh pejabat-pejabat yang setingkat dalam suatu organisasi.
  7. Komunikasi satu arah adalah komunikasi yang tidak mendapat respon dari pihak komunikan.
  8. Komunikasi dua arah adalah komunikasi yang mendapat respon dari pihak yang komunikan sehingga muncul komunikasi secara timbal balik dan muncul rasa saling pengertian antara kedua belah pihak.
  9. Dari segi lawannya, dapat dibedakan menjadi:
  10. Komunikasi satu lawan atau komunikasi antar pribadi adalah komunikasi yang berlangsung satu lawan satu. Misalnya komunikasi pemimpin dengan bawahannya, komunikasi bawahan dengan bawahan.
  11. Komunikasi satu lawan banyak adalah komunikasi anatara satu orang dengan beberapa orang dalam suatu kelompok tertentu.
  12. Komunikasi banyak lawan atau kelompok lawan satu adalah komunikasi anatara kelompok dengan orang, komunikasi ini dapat terjadi anatara semua anggota kelompok dengan pimpinan kelompok dan bawahan dengan pimpinannya.
  13. Komunikasi kelompok lawan kelompok adalah komunikasi antara kelompok satu dengan kelompok yang lainnya.
  14. Dari segi keresmiannya dapat dibagi menjadi:
  15. Komunikasi formal adalah komunikasi yang terjadi antara anggota dalam suatu organisasi yang secara tegas diatur dan telah ditentukan dalam struktur organisasi.
  16. Komunikasi informal adalah komunikasi tidak resmi atau komunikasi antar anggota yang berlangsung dalam suatu organisasi tanpa ada aturan yang tegas. Biasanya dalam komunikasi tiper ini keterangan-keterangan yang diperoleh tifak resmi dan kurang objektif kebenarannya.
  17. Komunikasi internal adalah suatu komunikasi sebagai sarana pertukaran informasi dan gagasan yang berlangsung dalam suatu organisasi

Fungsi dari komunikasi internal adalah:

  1. Mengkomunikasikan kebijakan yang ada dalam suatu organisasi kepada anggota organisasi tersebut
  2. Menjelaskan jika ada suatu perubahan kebijakan dalam suatu organisasi
  3. Membangun komunikasi interaktif antar sesama anggota dalam suatu organisasi
  4. Membantu proses restrukturisasi dalam suatu organisasi
  5. Untuk membantu terciptanya budaya sesuai dengan visi organisasi: Bentuk dari komunikasi internal ini adalah komunikasi vertikal, komunikasi horizontal dan komunikasi cabang atau komunikasi diagonal.
  1. Komunikasi eksternal adalah komunikasi yang membawa informasi ke dalam dan ke luar dari suatu organisasi.

Daftar Pustaka

Rakhmat, Jalaluddin, 1994, Psikologi Komunikasi, Bandung: Remaja Rosdakarya.

http://www.makalahkuliah.com/2012/08/teori-model-komunikasi-kelompok.html

http://amirlahjeni.wordpress.com/2012/03/30/komunikasi-organisasi/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s