Kepribadian dan kesehatan berdasarkan golongan darah

Merdeka.com. Kita seringkali mengelompokkan kepribadian seseorang dari zodiak atau tanggal lahir. Namun, bukankah jauh lebih ilmiah untuk mengkategorikan seseorang berdasarkan golongan darahnya? Sebagaimana dilansir Boldsky, telah ada beberapa penelitian intensif yang dilakukan di Jepang untuk memprediksi ciri-ciri kepribadian dasar seseorang berdasarkan golongan darahnya. Hasilnya mungkin tidak universal, tetapi teori ini patut untuk dicoba. Amati apakah ada fakta-fakta kesehatan yang disebutkan di sini cocok dengan pengalaman hidup Anda sendiri.kepribadian-dan-kesehatan-berdasarkan-golongan-darah

1. Golongan Darah A

Sifat positif: konservatif, introvert, pendiam, sabar, tepat waktu dan cenderung perfeksionis.

Sifat negatif: obsesif, keras kepala, sadar diri dan mudah tegang.

Lebih dari 70 persen dari penduduk Jepang, bergolongan darah A. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki golongan darah A juga memiliki sistem kekebalan tubuh lemah. Mereka disarankan untuk lebih memperhatikan diet mereka. Berbicara tentang makan. Orang bergolongan darah A seharusnya tidak makan protein hewani berlebihan.

Hal ini dikarenakan enzim yang dibutuhkan untuk mencerna protein hewani, seperti daging, ditemukan dalam jumlah yang lebih kecil di dalamnya. Kelompok darah A juga tidak dapat mengatasi stres dengan baik. Oleh karenanya, mereka yang memiliki golongan darah A sebaiknya menjauh hal-hal yang dapat memicu stres dan frustasi. Terakhir, Mereka yang bergolongan darah juga dikenal sangat perfeksionis dalam kesehatan. Jadi, jangan heran jika mereka sangat rewel untuk masalah makanan.

2. Golongan darah B

Sifat positif: pecinta hewan, kreatif, fleksibel, individualistis, optimis dan penuh gairah.
Sifat negatif: pelupa, tidak bertanggung jawab dan egois.
Golongan darah B sulit dipahami karena adanya sifat ambigu yang mereka miliki. Mereka memiliki kekebalan tubuh yang lebih kuat daripada A, tetapi rentan terhadap infeksi virus. Mereka dapat menangani stres jauh lebih baik dari A, tetapi tidak selalu dapat berpikir dingin saat menghadapi masalah. Orang dengan golongan darah B biasanya rentan terhadap diabetes dan cenderung mengalami kadar gula darah yang tinggi sehingga, orang-orang ini perlu berada jauh dari makanan atau minuman manis.

3. Golongan darah O

Sifat positif: ambisius, atletis, kuat dan percaya diri.
Sifat negatif: arogan dan sensitif.

Mereka yang memiliki darah O dikenal gemar menyendiri. Orang bergolongan darah O lebih bisa mengontrol emosi saat stres. Mereka memiliki sistem kekebalan tubuh yang solid dan juga stabilitas emosional yang baik. Namun, mereka tidak dapat merasakan keuntungan itu, jika mereka tidak aktif. Orang bergolongan darah O juga perlu berolahraga secara teratur untuk merangsang aliran darah mereka yang lambat.

4. Golongan darah AB

Sifat positif: cool, terkontrol, empatik, introvert dan rasional.
Sifat negatif: menyendiri, kritis, tegas dan susah memaafkan.

Ini adalah golongan darah yang relatif langka. Orang bergolongan darah AB adalah penerima universal, sehingga mereka dengan mudah dapat menerima darah dari siapa pun. Sifat mereka juga tidak rumit dan lebih bisa merasakan kebahagiaan. Mereka juga mengambil karakteristik dari kelompok A atau B . Sebagai contoh, mereka memiliki intoleransi makanan yang khas dari kelompok darah A atau B. Untuk masalah kekebalan, mereka menyerupai golongan darah B yang dikenal kuat. Tetapi, mereka tidak bisa menangani masalah ketika berada di bawah stres seperti A.

Apakah fakta-fakta yang disebutkan di atas cocok dengan pengalaman pribadi Anda?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s