Ide Simpel Membuat Perpustakaan Kesayangan

KOMPAS.com – Anda hobi membaca? Jika ya, mengoleksi buku pasti menjadi hobi Anda juga. Berburu buku di berbagai pameran atau toko buku bisa menjadi acara menarik bagi Anda.

1609043620X310

Setelah membeli, tentu Anda juga ingin memajang buku-buku koleksi yang telah dibaca. Sebuah perpustakaan pribadi tentu akan menjadi ide menarik. Ruangan ini sekaligus bisa menjadi tempat favorit Anda.

Namun, sering kali perpustakaan pribadi dibayangkan sebagai ruangan yang luas, mampu menampung banyak koleksi buku, dan mempunyai tempat membaca dengan suasana serba elegan. Padahal, sebenarnya, tidak harus selalu seperti itu. Anda pun bisa membuat perpustakaan pribadi sendiri yang sederhana.

Perpustakaan tidak selalu harus dibuat dengan ruangan khusus. Hanya dengan sekat ataupun dinding rendah, Anda bisa memiliki ruangan perpustakaan. Dengan konsep terbuka ini, Anda justru tidak akan merasa terkurung di dalam ruangan.

Perhatikan ventilasi udara, penerangan ruangan, dan pengaturan letak rak buku. Penerangan lebih baik sedikit terbuka agar sinar matahari bisa masuk. Jadi, selain bisa menghemat listrik, ruangan Anda akan lebih sehat.

Akan tetapi, usahakan udara di dalamnya tidak panas dengan menjaga kelembaban. Apabila penerangan menggunakan lampu, sebaiknya tempatkan di belakang Anda saat membaca agar mata tidak menjadi silau dan lelah.

Tempatkan lampu di lokasi yang membuat ruangan menjadi luas dan nyaman. Ada baiknya lampu yang digunakan adalah lampu neon, bukan lampu pijar untuk menghindari pantulan cahaya pada kertas yang dapat memicu kelelahan mata.

Penataan rak buku juga dapat diatur menempel pada dinding dengan kerapatan yang cukup. Hal ini supaya udara dapat mengalir di celah antara rak dan dinding. Fungsinya, agar sirkulasi udara itu dapat mengurangi kemungkinan kelembaban, bau apek, dan sarang serangga di buku. Celah tersebut juga mempermudah merawat, membersihkan koleksi dari debu, serta mengurangi udara lembab yang dapat merusak buku.

Memberi pendingin ruangan atau AC memang pilihan yang baik bagi buku agar terjaga kelembabannya. Akan tetapi, jika merasa akan memberatkan tagihan listrik, Anda bisa juga menempatkan beberapa pot bunga atau tanaman hias yang tidak terlalu besar.

Pot dalam perpustakaan? Kenapa tidak. Anda cukup hanya menyesuaikan ukurannya dengan komposisi ruangan. Pilihlah tanaman yang mudah dirawat dan tidak mudah rontok. Fungsi tanaman ini memberi nuansa alami, melembutkan kesan kaku dan serius dari koleksi buku Anda, serta membantu pertukaran udara di dalam ruangan. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s